Percintaan Alam Cyber
51,43% pengakses internet mengaku pernah melakukan hubungan seksual dengan wanita lain melalui internet.
64,86% mengaku, web cam menjadi sarana yang paling sering digunakan untuk memuaskan kebutuhan biologis.
45,95% koresponden menjelaskan, selain berinteraksi seks melalui internet, pengguna cyber sex juga bertemu langsung dengan wanita penghibur alam maya.
Teknologi telah mengubah pola berhubungan seks manusia, tanpa bersentuhan fisik yaitu melalui chatting (web cam), manusia bisa memuaskan kebutuhan biologisnya.
Dengan variasi status: lajang dan menikah; pendidikan: Diploma, Sarjana dan Pasca Sarjana; penghasilan: di bawah Rp 2 juta, antara Rp 2 juta dan Rp 5 juta, dan di atas Rp 5 juta, para pengakses poling ternyata begitu berminat . Mereka mengetahui betul kondisi internet dan cyber sex.
Walau belum seperti masyarakat maju, pengetahuan masyarakat Indonesia, khususnya urban terhadap internet sudah mulai meningkat, hasil poling menunjukan, usia 10 tahun pengakses poling sudah mengakses internet. Mereka mengenal internet dari teman dan keluarga. Sekitar 54.05% mereka mengakses internet di kantor, 35.14% mengakses di Warnet, 10,81% mengakses intenet di rumah. Data ini menunjukan, keberadaan internet di rumah tangga masih sedikit.
Selain membuka situs lain, pengguna internet sering membuka situs seks dan mengakses cyber sex, 64.86%. Mereka mengaku, selain menjadi hiburan keberadaan situs seks memberi pengetahuan tentang seks. Tidak itu saja, pengakses cyber sex, 45.95% mengaku mempunyai pasangan tetap.
Pengakses cyber seks, 10.81%, tidak menjadikan fasilitas ini sebagai sarana rangsangan, 54,05% mengaku, cyber sex hanya sekedar hiburan. Tidak bisa dimungkiri, 8.11% pengakses cyber sex beronani setelah mengakses cyber sex.








