Cinta & Kencan

Aneka tips tentang cinta & kencan

Tentang Wanita

Rahasia wanita yang wajib anda ketahui

Tentang Pria

Artikel wajib bagi pria yang ingin menambah “daya saing”nya

Bisnis Online

Mau tahu hasilkan uang melalui internet? disini tempatnya tips, trik maupun peluang-peluangnya!

Suami-Istri

Segala hal tentang pasutri



Home » Headline, Suami-Istri

Masalah Keuangan dalam Perkawinan Muda

Submitted by on July 24, 2011
Masalah Keuangan dalam Perkawinan Muda

Pernikahan bisa menjadi waktu yang menyenangkan tetapi menegangkan bagi pengantin baru. Setelah pernikahan, pasangan mungkin tinggal bersama untuk pertama kalinya dan tiba-tiba berbagi keuangan mereka. Untuk satu pasangan, perubahan keuangan adalah penyesuaian, tapi untuk pasangan lain, dapat menyebabkan ketegangan pada pernikahan. Pasangan yang menghabiskan waktu menekankan tentang masalah keuangan, kurang fokus pada pembangunan pernikahan muda mereka.


Berbagi Uang

Konsep sederhana dari membuka rekening bersama dan rekening tabungan dan berbagi uang dapat menjadi perjuangan untuk beberapa pengantin baru. Tiba-tiba, setiap pembelian seseorang mempengaruhi orang lain. Pasangan harus berpikir untuk dua pihak ketika membuat pembelian mereka sekarang, yang bisa menyulitkan bagi beberapa orang. Jika kedua pihak bekerja, pasangan juga harus menyesuaikan dengan anggaran pendapatan gabungan mereka secara mingguan atau bulanan. Sebagai bagian dari itu, pasangan mungkin berjuang untuk membelanjakan uang dengan seimbang. Selain itu, mereka mungkin akan kehilangan kebebasan untuk mengelola uang mereka secara individual, yang dapat menempatkan beban pada pernikahan muda.

Menghilangkan Utang

Menangani utang sering menjadi prioritas bagi pengantin baru, terutama bagi pasangan yang telah mengumpulkan banyak utang. Jika pasangan membiayai pernikahan mereka sendiri, mereka mungkin menghabiskan bulan-bulan pertama atau bahkan bertahun-tahun perkawinan mereka untuk melunasinya, yang menimbulkan ketegangan langsung pada keuangan mereka. Apalagi, jika salah satu pihak memiliki utang yang terkait dengan pinjaman sekolah atau tagihan kartu kredit, pasangannya tiba-tiba mengasumsikan tanggung jawab yang sama untuk tagihan-tagihan, yang dapat menyebabkan kebencian. Pihak yang telah mewarisi utang mungkin menyalahkan pasangannya karena mempengaruhi stabilitas keuangan secara keseluruhan.

Perencanaan untuk Masa Depan

Pernikahan adalah langkah pertama pada perjalanan panjang bagi pasangan, dan kemungkinan bahwa pasangan tersebut memiliki tujuan untuk kehidupan pernikahan mereka. Beberapa pasangan mungkin berharap untuk memulai sebuah keluarga langsung, sementara yang lain mungkin ingin membeli sebuah rumah atau perjalanan. Semua tujuan ini menimbulkan biaya, jadi pengantin baru segera bisa mulai menabung sehingga mereka dapat merencanakan untuk masa depan. Menyimpan uang, yang sering membuat pemasukan menjadi kecil, dapat membuat pengantin baru frustrasi selain ketegangan keuangan lainnya.

Mengatasi Kredit Bermasalah

Konsumen yang bertanggung jawab tahu nilai kredit mereka, dan jika nilai kredit dari pasangan yang baru menikah sangat bervariasi, dapat menyebabkan masalah keuangan dalam pernikahan. Misalnya, jika istri memiliki skor kredit yang tinggi dari 830, dan suaminya memiliki skor kredit yang lebih rendah sekitar 580, keuangan pasangan itu bisa berdampak selama bertahun-tahun yang akan datang. Kali berikutnya mereka mencoba untuk membuka kartu kredit atau membeli mobil atau rumah, pasangan akan merasakan dampak keuangan negatif dari nilai kredit suami yang lebih rendah. Istri mungkin menyalahkan suaminya, dan suami mungkin merasa bersalah karena kecerobohannya keuangan masa lalunya menempatkan pasangannya dalam posisi ini.




Artikel yang berhubungan :