Meningkatkan Sensitivitas Penis Dengan Perawatan Penis yang Baik | ArtikelPria.com - Majalah Online GRATIS untuk Pria Sejati!
Cinta & Kencan

Aneka tips tentang cinta & kencan

Tentang Wanita

Rahasia wanita yang wajib anda ketahui

Tentang Pria

Artikel wajib bagi pria yang ingin menambah “daya saing”nya

Bisnis Online

Mau tahu hasilkan uang melalui internet? disini tempatnya tips, trik maupun peluang-peluangnya!

Suami-Istri

Segala hal tentang pasutri



Home » Tentang Pria

Meningkatkan Sensitivitas Penis Dengan Perawatan Penis yang Baik

Submitted by on September 6, 2016
Meningkatkan Sensitivitas Penis Dengan Perawatan Penis yang Baik

Di beberapa sisi, banyak pria menyadari bahwa ada sesuatu yang tidak benar. Permainan intim mereka tidak terasa sama seperti dulu. Bahkan masturbasi terasa sedikit aneh. Mungkin diperlukan waktu lebih lama untuk mencapai klimaks. Mungkin getaran tidak begitu intens seperti dulu. Atau bahkan lebih buruk, mungkin sentuhan seringan bulu yang dulunya dinikmati sekarang terasa seolah-olah tidak ada sama sekali. Ini semua adalah akibat dari sensitivitas penis yang menurun, yang sebenarnya merupakan masalah yang cukup umum. Kabar baiknya adalah bahwa perhatian ekstra untuk perawatan penis dapat secara ajaib meningkatkan sensitivitas.

Salah satu poin utama adalah untuk mempertimbangkan apa yang telah menyebabkan sensitivitas menurun. Berikut adalah beberapa alasan mengapa hal ini mungkin terjadi.

1) Masturbasi. Banyak pria mengalami bahwa semakin banyak mereka melakukan masturbasi, semakin sulit bagi mereka untuk merasakan sensasi halus yang biasanya mereka nikmati. Bahkan, beberapa orang mengalami bahwa masturbasi yang berlebihan dapat sangat mempersulit, jika bukan tidak mungkin, untuk mencapai klimaks dengan pasangan. Jika masturbasi secara teratur tampaknya telah mempengaruhi aktivitas seksual dengan pasangan, mungkin sudah saatnya untuk mengurangi.

2) Menua. Ini adalah fakta kehidupan yang menyedihkan: seiring bertambahnya usia, banyak hal mulai berubah. Salah satu perubahan yang mengejutkan adalah penurunan sensitivitas penis. Banyak penelitian telah melihat fenomena tersebut, dan semuanya melaporkan hasil yang sama. Dari sekitar usia 25, pria mulai mengalami penurunan sensitivitas penis. Penurunan menjadi jauh lebih jelas ketika pria mencapai usia 65 hingga 75 tahun. Kurangnya sensitivitas dapat menyebabkan kesulitan mendapatkan dan mempertahankan ereksi.

3) Masalah kulit. Bagi sebagian pria, menggosok kulit penis secara agresif, baik melalui aktivitas seksual atau masturbasi, dapat menyebabkan penebalan kulit yang menutupi penis. Meskipun penebalan ini mungkin hampir tak terlihat, hal ini tentunya cukup untuk memblokir sensasi yang dulunya begitu menyenangkan.

4) Kesehatan umum. Secara keseluruhan kesehatan mempengaruhi setiap sistem dalam tubuh, termasuk fungsi penis. Mereka yang mengalami obesitas, menderita diabetes, atau memiliki masalah kardiovaskular mungkin mengalami bahwa sensitivitas penis mereka menurun. Bahkan mereka yang menjalani gaya hidup yang sangat statis mungkin mengalami bahwa duduk sepanjang hari memiliki efek negatif pada sensitivitas mereka. Masalah kesehatan ini mungkin juga mempengaruhi libido.

5) Kerusakan saraf. Meskipun ini adalah penyebab yang sangat langka, hal itu terjadi pada beberapa pria malang. Kerusakan saraf mungkin disebabkan oleh sunat yang gagal, trauma pada penis atau area selangkangan, cedera tulang belakang, atau beberapa operasi yang memiliki efek langsung pada sistem reproduksi. Dalam kebanyakan kasus, alasan untuk kerusakan saraf itu jelas (seperti trauma), tetapi pria dapat berkonsultasi dengan dokter untuk menemukan cara-cara yang mungkin meningkatkan kesenangan mereka.

Melawan penurunan sensitivitas penis

Berupaya untuk meningkatkan sensitivitas penis adalah hal yang baik, terutama karena begitu banyak pria mengalami penurunan sensitivitas dengan bertambahnya usia mereka. Mulailah dengan memastikan kesehatan yang baik, menjauhi tembakau, menjadi lebih aktif, dan menurunkan kelebihan berat badan.

Jika masalahnya datang dari masturbasi yang berlebihan atau permainan intim kasar, sesuaikan kegiatan pribadi untuk sementara waktu untuk melihat apakah masalah penurunan sensitivitas tidak terjadi lagi.




Artikel yang berhubungan :